Jumat, 23 September 2011

Candi Punten Dibongkar, Dimodifikasi Warga, Dipenuhi Sesajen

Batu | Surya-Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan berniat akan membongkar candi di Desa Punten. Candi ini telah dimodifikasi sendiri oleh warga, padahal BP3 Trowulan memprediksikan di bawah tanah masih tersimpan bangunan candi peradaban kerajaan Majapahit.
Saat mengunjungi candi yang ada di Jl Melati Desa Punten, Rabu (15/4), Kasi Pelestarian DP3 Trowulan, Dr Prapto Saptono, menjelaskan, penggalian awal dilakukan 20 April guna melihat gambaran awal bentuk candi.
“Penggalian ini bukan membongkar semua bangunan candi baru yang didirikan warga tahun 2004 lalu. Melainkan menggali dalam bentuk grid seluas 2×2 meter di beberapa titik. Jika kondisi candi (di bawahnya) masih utuh, maka penggalian total akan kami serahkan ke pihak Pemkot Batu,” beber Dr Prapto kepada wartawan.
Penggalian dengan model grid nanti, dimungkinkan agak sedikit terhambat. Sebab, warga Punten telah memodifikasinya dengan mendirikan bangunan berupa candi buatan baru untuk menyangga temuan satu Yoni -simbol dewa perempuan-, serta tiga lingga yang berarti embrio sang dewi. Bahkan di sekitar candi buatan itu terlihat sesaji-sesaji yang diletakkan warga.
BP3 Trowulan dan Dinas Pariwisata Batu yang mensurvei lokasi tersebut, pun tak dapat memastikan apakah bangunan candi yang terkubur sama bentuknya dengan candi baru hasil ‘fantasi’ warga.
“Tak ada satu pun yang tahu. Apalagi dalam catatan kerajaan Majapahit, Batu bukan termasuk lokasi kerajaan. Mungkin saja ini merupakan bangunan dari para perantau kerajaan Majapahit,” ungkap Prapto menebak-nebak.
Arkeolog Disparta Batu, Widya Hari Setiawati pun menyayangkan banyaknya isu yang beredar di sekitar candi tersebut, tanpa diiringi pembuktian. Selain empat temuan yang kini disakralkan dan menjadi punden, beberapa warga juga mengaku pernah menemukan sebuah arca di makam para tetua desa Punten. “Apapun itu, kami berharap ini bisa dibongkar dan akan menjadi situs sejarah baru serta objek wisata sejarah baru di Batu. Apalagi Batu memiliki banyak situs candi yang belum tergali, seperti di Beji dan Jeding yang merupakan situs pemandian para dewa. Mojorejo, Temas serta Torongrejo yang merupakan temuan arca dan saat ini dijadikan punden oleh warga yang percaya,” tandas Widya.st11

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Free Music Sites
Free Music Online

free music at divine-music.info